30 October 2013

Fifty Famous Stories Retold (James Baldwin) : Pedang Damocles

Posted by Yuni "Dee" at Wednesday, October 30, 2013
DAHULU ada seorang raja bernama Dionisius. Dia begitu lalim dan kejam sehingga ia terkenal sebagai tiran. Dia tahu bahwa hampir semua orang membencinya, dan itu sebabnya ia selalu cemas jangan-jangan akan ada orang yang mau mencabut nyawanya.

Namun dia sangatlah kaya, dan dia tinggal di sebuah istana megah berisi banyak harta benda indah dan mahal, dan ia dilayani oleh sejumlah besar pelayan yang selalu siap sedia melakukan perintahnya.

Satu hari sahabatnya, bernama Damocles, berkata padanya,—
"Engkau pastilah sangat bahagia! Engkau memiliki segala yang diinginkan manusia."
"Barangkali kamu suka bertukar tempat denganku," kata sang tiran.
"Tidak, bukan itu, O raja!" sahut Damocles, "tapi kupikir, jika aku dapat menikmati kekayaan dan kesenangan sepertimu untuk satu hari saja, tidak akan ada kebahagiaan yang lebih besar bagiku."
"Tentu, tentu," kata sang tiran. "Kamu boleh merasakannya."

Dan begitulah, keesokan harinya, Damocles masuk ke istana, dan semua pelayan telah diperintahkan untuk memperlakukannya sebagai tuan mereka. Dia duduk di meja di aula pesta, dan bermacam hidangan lezat disajikan di hadapannya. Tak ada satu pun makanan nikmat yang ketinggalan. Ada anggur-anggur mahal, dan bunga-bunga cantik, dan berbagai minyak wangi langka, dan musik yang memanjakan telinga. Ia tiduran di antara bantal-bantal empuk, dan dia merasa bahwa dialah pria paling bahagia di seluruh dunia.

Kemudian kebetulan ia mengangkat pandangannya ke langit-langit. Apa itu yang berayun-ayun di atas kepalanya, dengan ujungnya yang hampir menyentuh kepalanya? Ternyata itu sebuah pedang yang tajam, dan pedang itu tergantung hanya pada seutas tali dari rambut kuda? Apa yang bakal terjadi seandainya tali itu putus? Bahaya mengancam setiap waktu karena hal itu mungkin terjadi.


Senyum lenyap dari bibir Damocles. Parasnya menjadi sepucat abu. Kedua tangannya gemetar. Ia tidak ingin makan lagi; ia tidak ingin minum anggur lagi; ia tidak lagi bisa menikmati musik. Dia berharap bisa segera keluar dari istana, sejauh mungkin, tak peduli ke mana.

"Ada masalah apa?" tanya sang tiran.
"Pedang itu! Pedang itu!" teriak Damocles. Dia ketakutan begitu hebat sampai tidak berani bergerak.
"Ya," sahut Dionisius, "Aku tahu ada sebilah pedang di atas kepalamu, dan itu bisa jatuh sewaktu-waktu. Tapi mengapa engkau harus cemas? Ada pedang mengancam di atas kepalaku sepanjang waktu. Setiap saat aku ketakutan kalau-kalau ada sesuatu yang bisa membuatku kehilangan nyawaku. "

"Biarkan aku pergi," kata Damocles. "Kini aku tahu aku keliru, dan bahwa orang kaya dan berkuasa tidak sebahagia yang terlihat dari luar. Biarkan aku pulang ke rumah tuaku di dusun terpencil di antara pegunungan. "

Dan seumur hidupnya, dia tidak pernah lagi mengharap-harap jadi orang kaya, atau untuk bertukar tempat, bahkan semenit saja, dengan sang raja.

(Dikarang oleh James Baldwin dalam Fifty Famous Stories Retold. Teks diambil dari The Baldwin Projects. Diterjemahkan oleh Ellen Kristi sebagai materi bacaan Kelas 1 Minggu #1 Ambleside Online. Di masa mendatang, silahkan klik menu E-books untuk memantau kelanjutan dari proyek terjemahan living books rekomendasi AO ini.)

Sumber : Pustaka Charlotte Mason Indonesia

0 comments:

Post a Comment

Kalau ada pertanyaan, usul/saran, atau komentar yang terkait dengan postingan-postingan saya, silakan tinggalkan pesan Anda disini.

 

Never Stop Learning Copyright © 2011 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by New Baby Shop