20 August 2010

Menyelesaikan dengan cepat itu perlu, namun gunakan jalan yang benar

By Yuni "Dee" at August 20, 2010
Dalam suatu waktu ketika anak kami sedang mengerjakan PR matematika, papa dan mama melihat sebuah trik cerdik untuk menyelesaikannya secara cepat. 10 lembar soal pengurangan yang tiap halamannya berisi 10 soal seperti 14-5=…, 14-7=…, 14-10=… dapat diselesaikan dengan sangat cepat, dalam beberapa detik saja dengan jawaban yang benar.

Karena merasa sedikit aneh dengan cara pengerjaannya, mulailah kami mengamati lebih dalam lagi. Oh ternyata…
Menyamakan tujuan antara orang tua dan anak


Bagi anak kami yang mendapatkan soal matematika diatas, masalah dia adalah bagaimana dapat menyelesaikan dengan cepat dan benar. Namun bagi para pengajarnya, setelah kami konsultasi adalah selain menyelesaikan dengan cepat dan benar yang penting juga cara penyelesaiannya harus diperhatikan.

Soal pengurangan seperti dibawah ini :
1. 14 - 5 = …
2. 14 - 7 = …
3. 14 - 10 = …
4. 14 - 6 = …
5. 14 - 11 = …
6. 14 - 8 = …
7. 14 - 9 = …
dst

dikerjakan oleh anak TK dan selesai dalam beberapa detik, tentu bikin kami penasaran.

Apa yang anak kami lakukan adalah mengerjakan dengan mengurutkan soalnya. Jadi dikerjakan dulu 14-5=9, dan kemudian dia mengerjakan soal 14-6, 14-7, 14-8 dst agar dapat menulis hasil 8,7,6 dst urut kebawah dengan cepat dan benar.

Karena titik berat tujuan PR matematika bagi anak kami adalah mengerti proses perhitungannya dan bukan sekedar mendapatkan hasil, maka papa dan mama segera menghentikan dan memberikan alasan kenapa harus urut dari atas. Tentu saja anak kami melakukan argumen dan bertanya, kenapa tidak boleh? Kan saya bisa mengerjakan lebih cepat dan benar?

Waktu itu kami pun menjelaskan dengan bahasa anak yang intinya bahwa saat ini skill/kemampuan menyelesaikan tiap soal lebih penting daripada kecepatan.

Persoalan dalam hidup mungkin tidak bisa anda urutkan seperti itu, namun harus anda hadapi dan selesaikan satu persatu. Karena dengan demikian anda akan menjadi orang yang lebih kuat.

Peristiwa ini membuat kami ingat juga akan sebuah kalimat, “Menjadi kaya itu mudah, yang penting bagaimana menjadi kaya dengan legal dan masuk surga“.

Jadi ingat berita markus yang rame nih :) dimana setiap orang ingin kaya dengan cepat dengan mengorbankan masa depannya sendiri.



http://papadanmama.com

0 comments:

Post a Comment

Kalau ada pertanyaan, usul/saran, atau komentar yang terkait dengan postingan-postingan saya, silakan tinggalkan pesan Anda disini.

 

Never Stop Learning Copyright © 2011 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by New Baby Shop